Saturday, April 17, 2010

100 rupiah

tiba2 pintu kamar d ketok, bangunkan aku dari tidurku. ternyata kawan kampuz, "ayo brangkat", "ha brangkat??". ternyata hari ini adalah wisuda 5 teman kelasku, dan kami semua d haruskan dtng d hari wisuda mereka... tapi kenapa harus sepagi ini... segera ku meluncur k kamar mandi..

sesampainya d tempat wisuda, ternyata dah d mulai..kami menunggu mulai dari jam 8 ampe 11.30.. wah lama juga,

kawan muncul dengan wajah tanpa beban, lepas semua beban terlihat jelas d raut wajah mereka.. dan semua saling bersalaman tidak ketinggalan keluarga mereka..

sehabis bersalaman, semuanya mulai berpose, lama juga mungkin hampir 2 jam lebih kita berpose...

hingga ada perasaan aneh yg kurasa, ternyata aku baru menyadarinya.. 3 tahun lalu tak ada sapa, hanya sebatas senyum, hanya sebatas anggukan kini bukan hanya tawa tapi perbincangan seperti seorang saudara... aku merasa seprti berhasil membangun, tak sia2 koin 100 rupiah,, berawal dari 100 rupiah menjadi sebotol pepsi n sebatang rokok djarum, ku bangun persahabatan hingga saat ini semuanya telah menjadi satu keluarga...

dan perasaan lain yg kurasa, aku merasa terkucilkan seperti tak ada d antara keramaian itu.. mmhh spertinya tempatku dah tdk d perlukan lagi, memang saatnya tuk perlahan sperti masa masa lalu, berada d suatu tempat, membangun, membentuk sebuah kebersamaan hingga mulai terlupakan..

dengan demikian aku semakin bersemangat tuk melaksanakan tugas yg d berikan Tuhan.. sungguh berat, tapi mengasikkan, sungguh makan hati tapi buat bangga....

perasaan lain semangat tuk menyelesaikan skripsi semakin besar, demi ke3 saudaraku dan ke2 orang tuaku harus kelar tahun ini, biar bisa menyusul mereka..

hari ini aku menjadi penonton tapi besok aku akan menjadi d tonton.. amien



No comments: