Monday, August 2, 2010

kesendirian

pgi yg indah d blan agustus... mmmmhhh tak seindah kehidupan yg ku lalui. semakin hari semakin berat, dengan d bebani permasalahan yg semakin menumpuk. sepertinya tralu cepat membuka kado-kado.

semakin d lalui semakin terjal jlan yg d depan, semakin menyesakkan d dada, buat pikiran tak sanggup tuk menggerakkan kaki tuk melangkah.

dunia yg buat hati sesak, ingin berteriak tuk membuang semua beban it... aaaaaaarrrrrrggggggghh

seperti hal hati ini, tak tahu bagaimana harus melewatinya, hari demi hari sepertinya mulai terkikis. hanya sabar, ihklas, pengertian dan berpikir positif selalu yg bisa mengalahkan semua itu. tpi pertanyaanya adalah sampai kapan bertahan?

pertanyaan inilah yg membuat segalanya goyah, d saat ku butuh dia, dia tak d sampingku. sehingga beban ini ku sandarkan pda orang lain yg seharusnya ku sandarkan pda dirinya. skali lagi dia tak ada, buat beban ini semakin menumpuk.

seharusnya ku bisa berbagi dngan dirinya, baik atau buruk. ya memang saat ini jarak telah memisahkan kmi, sibuk dngan mimpinya saat ini. tpi ku berusaha tuk slalu mengerti akan hal itu. walau terkadang ku goyah.

melalui tulisan ini, yg bisa meredahkan kesedihanku saat ini. waktu ku semakin menipis, org yg tlah ku anggap sangat penting dlam hidupku tak ada d sampingku. tapi tak apalah, krna terkadang kita tak bsa memaksakan org lain tuk bisa mengerti kita, perubahan2 yg ku alami saat ini krna dia, ku akui dia telah merubah arah jalan ku, menuju jalan lurus.

separuh sisa hidupku tlah d rubahnya, kini hanya waktulah yg menjawabnya sampai kapan akan bertahan....

ku sadari ketidak hadirannya d sampingku, ketika beban ini semakin berat membuat pikiranku tak menentu. berbagi beban ini dngan dirinya buat bebanku berkurang tpi skali lagi dia tak berada d sampingku.

hingga ku putuskan tuk memendam, menyimpan sendiri beban in. ku sadari saat ini, dia memiliki beban sendiri, dan dia lebih membutuhkan diriku, d banding diriku membutuhkan dirinya. walau ku sadari bebanku lebih berat d banding bebannya .

memang terdengar manja tpi harus bisa ku lalui, masa2 itu telah ku lalui sebelumnya ketika tak bisa bersma dngan dirinya saat ku butuhkan.

saat dirinya tak ada, dngan mendengar suaranya atau melihat dirinya melalui chat cukup mengobati rasa sepiku. walau dirinya seakan tak menghiraukan, tpi skali lgi Tuhan mengetes sampai dmana kesabaran, kepekaan, pengertian yg telah ku pelajari. dan sampai saat ini ku msih bisa bertahan akan semua itu.

ku berharap tetap bertahan dri cobaan atas hubungan kami, hubungan kmi barulah berumur jagung tpi dah d beri beban seberat ini.

perjuanganku tuk mempertahankan hubungan ini lagi d uji, kalau dah melewati sesi ini k depannya akan lebih mudah lgi..

walau berat hadangan k dpan, tetap jalani semua itu dngan hati.

No comments: